Jumat, 14 Oktober 2016

Glow in the dark Capther 1

PoV han yoo ra

Hari hari yang selalu dilewati bersama hansol selalu tersimpan di memori otakku. Menjadi kenangan sendiri untuk waktu cukup lama dan sering dihabiskan bersama serasa dunia milik kita berdua.

Hansol adalah sosok pelindung bagiku, dia adalah pria yang selalu membuatku tersenyum, membuatku bahagia namun terkadang dia juga membuatku cemburu buta karna fans girlnya yang sering bersorak pada hansol saat dia sedang bertanding basket. Pasalnya hansol adalah pemain basket tampan dan pintar.

"Hansoooollll.. Hansooooolll aku padaamuuu". Sorak fans girl.

"Hansooooollll ... Over terus lempaarr .. Go hansoooll". Sorak fans lain.

Aku duduk di ujung bangku penonton dan hanya berpangku dengan kedua tangan. Hansol yang melambaikan tangannya padaku dan tersenyum manis ke arahku.

aku hanya membalasnya dengan senyuman karna aku tahu fans hansol jika mengetahui aku membalas hal yang sama pada hansol mereka akan langsung melihatku seakan akan mereka akan menerkamku seperti srigala yang sedang kelaparan.

~•••~

Hansol sudah menyelesaikan pertandingan, dan teamnya lah yang  memenangkan pertandingannya. Karna pertandingannya sudah selesai maka aku bergegas pergi meninggalkan lapangan.
Belum sempat pergi sebuah tangan menggenggam tanganku. Ya, itu tangan hansol.

"Kau mau pergi kemana?". Tanya hansol.

"Aku mau pulang". Jawabku.

"Yak, kau tak ingin pulang bersamaku ?".

"Bukannya kau harus berjumpa dengan fansmu dulu?". Tunjuk kearah para fans yang sedang meneriaki hansol.

"Yak, aku mohon tunggu lah aku di tempat biasa aku akan menjemputmu ok, berjanjilah padaku".

"Baiklah, tapi kau jangan terlalu lama, karna aku tak mau menunggumu ". Ucapku.

"Baiklah peri cantikku". Hansol mencium puncak kepalaku dan pergi meninggalkanku berlari ke arah team basket yang sedang dikerumuni para fans.

Aku berjalan menuju tempat persembunyian kami berdua. Ya, dance room .

Berjalan menyusuri dance room membuatku flashback, Tempat ini adalah dimana pertama kali aku bertemu dengan hansol. Saat itu aku sedang menari seorang diri namun tiba tiba kakiku mengalami cidera dan tidak bisa berjalan. Dan kebetulan sekali hansol lewat dance room dan melihat kedalam ruangan ternyata ada aku yang sedang mencoba untuk berdiri dari duduk apa daya aku tak sanggup untuk berdiri. 

Hansol pun melihatku yang terjatuh langsung berlari ke arahku dan segera membawa ku ke klinik.

Terdengar suara pintu terbuka dan benar saja ternyata hansol yang membuka pintu ruangan.

Berjalan menghampiriku . "Mianhae chagi, sudah lama kah kau menungguku?". Membelai rambutku.

"Ah, aniyo aku baru saja tiba, dan sedikit flashback dengan ruangan ini".

"Ah, aku jadi ingat saat kita pertama kali berciuman disini". Ucap dengan Senyum nakal.

"Apa hanya itu saja yang dapat kau ingat?". Mencubit pinggang namja kesayangannya.

"Aaww". Jerit hansol. "Banyak sekali kenangan bersamamu tapi sangat berkesan diruangan ini ya, saat kita pertama kali berciuman". Ucap hansol.

"Terserah kau saja, tapi percaya lah aku selalu menyimpan dan ingat semua kenangan yang telah kita lalui bersamamu". Ucapnya. Memeluk hansol dengan erat.

"Aku sama sepertimu, walaupun aku punya banyak fans aku akan tetap mencintaimu". Membalas pelukan kekasihnya itu dengan erat.

Hansol meregangkan pelukannya lalu tangannya memegang daguku dan diangkatnya kepalaku lalu sebuah benda lunak mendarat di bibirku. Ya, hansol menempelkan bibirnya ke bibirku dan aku pun membalas ciuman itu.

Hembusan nafasnya dapat aku rasakan dan aroma air keringat yang mengalir di tubuhnya dapat tercium melalui hidung ku. Ya, aroma gentleman semerbak menusuk panca indra ku.

Lumayan lama kami berciuman. Aku melepaskan ciumannya.

"Wae!!!". Tanya hansol.

"Yak, kau tak ingat kita masih disekolah".

"Baiklah kita teruskan di rumahku saja".

"Tidak mau". Aku bergegas pergi meninggalkan hansol menuju pintu keluar.

"Ayoo lah sekali saja, Yak!!! tunggu lah aku". Mencoba mengejarku.

Hansol tinggal seorang diri karna keluarganya berada di amerika dan kakanya berada di luar kota.

Aku terkadang bermalam dirumahnya saat dia sedang sakit atau dia sedang rindu padaku. Orang tua ku sudah mengenal hansol jadi mereka percaya hansol tak akan berbuat jahat atau menyakitiku.

Setibanya hansol merebahkan tubuhnya ke sofa ruang tamu. Dan aku pun ikut duduk di sofa itu.

"Apa kau sangat lelah hansol-ya".

"Eoh, sedikit lelah karna pertandingan tadi lawanya lumayan sulit jadi aku harus mengeluarkan tenagaku dengan penuh, dan sekarang aku butuh energi tambahan".

Keluhnya dengan ekspresi anak kecil yang sedang merengek pada eommanya.
"Bersih bersih lah, aku akan menyiapkan makan malam untukmu sebelum aku pulang".

"Nanti saja, aku masih ingin merebahkan tubuhku".

" eoh aniyo ppalli pergilah ke kamar mandi sekarang". Suruhku. Dengan mengangkat kedua tangannya dan menariknya.

Tapi baru setengah berdiri aku terjatuh dan sekarang hansol tepat berada di atasku. Mata kami saling menatap satu sama lain. Hansol menahan tangannya dibagian samping kiri dan kanan pada bagian kepalaku.
Aku memang sangat memyukai Hembusan nafasnya yang dapat kurasakan ingin rasanya cepat menikah dengannya agar aku bisa merasakannya setiap hari dan setiap saat.

"Eoh sebaiknya kau segera pergi ke kamar mandi, aku akan menyiapkan makan malammu". Ucapku memecahkan keheningan.

Hansol berdiri dan bangun dari posisinya yang berada di atas han yoo ra.
"Ne, masaklah yang enak". Hansol pergi meninggalkan yoo ra.

PoV hansol

Han yoo ra adalah wanita yang sangat sabar yang pernah aku kenal. Aku mengenalnya saat aku menolongnya di dance room. Ya, kakinya terkilir dan dia tidak bisa berjalan maka aku membawanya ke klinik sebrang sekolah. Kami memang satu sekolah tapi sebelumnya aku tidak mengenal han yoo ra, karna dia adalah wanita yang pendiam dan cuek.
Aku menyukainya saat melihat dia menari betapa pandai dan lincah saat dia menari. Dan aku putuskan untuk menyatakan padanya. Kenanganku sangat banyak sekali dengannya dan semua itu akan ku simpan dalam memori otakku dan akanku ingat selalu semua kenangan itu.

~~~••••~~~

hansol selesai membereskan diri lalu menghampiri yoo ra yang sedang berkutat di dapur. Entah apa yang dia masak, bagi hansol semua masakan yoo ra terasa enak.

Hansol berjalan pelan pelan lalu melingkarkan tangannya pada pinggang yoo ra.
 "Kau terlalu fokus, sampai sampai aku berada di dekatmu kau tidak tahu".bisiknya.

"Omona, kau mengagetkan ku saja". Yoora berbalik mengarah pada kekasihnya. Dan mengalungkan tangannya keleher hansol.

"Apa yang kau masak?".

"Aku melihat ada sayuran di lemari es dan ada ramyeon jadi aku gabungkan menjadi satu".

"Ah,cepatlah aku sudah tidak sabar untuk makan masakanmu".

"Sebentar lagi juga akan matang, tunggulah di meja makan".

Hansol pun berpindah dari dapur ke meja makan.

"Selamat makan". Ucap bersamaan.

"Wah enak sekali masakanmu".

"Jinjja?".

Mengangguk sambil menyuap nasi dan sayur ke dalam mulutnya.
Yoo ra tersenyum senang melihat kekasihnya makan dengan lahap masakan yang dibuat olehnya.

"Terimakasih untuk makan malamnya". Ucap bersamaan.

"Aku akan pulang setelah mencuci piring".

"Harus kah kau pulang malam ini?".

Yoo ra menganggukan kepalanya. "Ne, karna sudah larut malam".

"Beristirahatlah di kamarku, lagi pula hujan akan turun". Pintanya.

"Bagaimana eomma dan appaku?".

"Aku sudah memberi tahu pada mereka, bahwa kau terjebak hujan".

"Yak, kau ini mengapa tidak mengatakkannya padaku?".

"Aku tahu pasti kau akan menolaknya".

"Aish, kau ini". Cemberutnya.

Benar saja, tak lama hujan turun sangat deras dan keras nya suara petir menggelegar kesana kemari.

Yoo ra yang sudah berada di kamar hansol duduk di atas ranjang dengan selimut menutupi dirinya.

Sedangkan hansol berbaring di sofa ruang tamu dengan selimut yang tebal.
*dddduuuuuuaaaaaarrr* suara petir membuat listrik menjadi padam, lalu yoo ra teriak memanggil nama hansol. "Hansooooolll-ya". Yoora sangat takut gelap.

Hansol terbangun dan terkejut saat melihat semua sudah gelap. Dia mencari ponselnya lalu menyalakan app lamp di ponselnya untuk memberikan sedikit cahaya dan menyusul yoora dikamarnya.

"Yoora-ah, kau tidak apa apa?".

"Hansoool-yaa aku sangat takuut".

"Apa yang terjadii? Mengapa semua gelap".

"Aku rasa ada yang konslet pada listrik akibat hujan ini".

"Aahh aku benci gelap aku benci petir". Gerutunya.

 "Mengapa kau takut gelap yoora, padahal saat gelap kau dapat melihat sesuatu yang hanya dapat dilihat saat gelap".

Yoora tidak peduli dengan perkataan Hansol dan hansol hanya tertawa melihat wajah kekasihnya kesal terhadap gelap dan petir.

"Baiklah aku akan menemanimu tidur disini". Hansol berbaring di samping yoora. Dan yoora pun menyetujui kekasihnya itu untuk tidur disamping yoora.

~~~••••~~~

Hujan deras semalam telah berlalu dan pagi ini di gantikan dengan hangatnya sang mentari yang menyinari sela sela jendela kamar.
Terlihat sepasang kekasih yang masih berselimut di atas tempat tidur.

Yoora bersandar di dada bidang hansol."hansol-ya, aku dapat mendengarkan detak jantungmu yang berdetak seirama, aku sangat menyukainya". Gumam yoora. Yoora sudah terbangun sebelum hansol.

Hansol terbangun dan mereka saling berpandangan. Saling mengucapkan "Good morning". Ucap bersamaan.



 TO BE CONTINUE ...


Minggu, 31 Januari 2016

Dance Mike D Angelo






 mike D angelo dance 
pertama kali liat dia dance dan akhirnya aku suka sama badannya yang kotak kotak :D lol 
selain gue suka badannya gue suka matanya , matanya mirip seseorang yang buat gue baper dari gue masih SD sampai sekarang .. kadang kalo liat mike berasa liat dia walaupun gak mirip bnget ya setidaknya ya udahlah yaa kyaa .. saat gue suka sama P'mike gue kira dia blom nikah masih single eh gak taunya dia udah punya anak tapi ya giituuu laah tapi tetep mencuri hati para fansnya termasuk aku aku suka banget sama dia apalagi waktu dia main film KISS ME omegaaaddd meleleh adeg bang .. nanti akan gue ceritakan tentang film KISS ME oke ..
thank you for attetion 

Senin, 18 Januari 2016

KiSs ME ( ittakiss thailand) AOMIKE



episode 3 pertama kali tinggal serumah sama tenten karna rumahnya si taliw kebakaran terus ambruk bangunannya dan tenten gak mau berangkat bareng taliw :D

Minggu, 17 Januari 2016

TETAP LAH MENCINTAIKU SAMPAI BATAS WAKTU YANG DI TENTUKAN


JANGAN PERNAH BERHENTI MENCINTAIKU 


jangan berhenti mencintaiku...meski mentari berhenti bersinar



Sayup-sayup terdengar dari radio milik tetangga, lagu milik diva Indonesia Titi DJ mengalun lembut. Liriknya yang mendayu sudah sangat akrab di telingaku.Dulu hampir tiap hari aku kerap mendengar kata itu dari mulut mungil kekasihku, Mia. Tanpa sadar, air merebak, genangi kelopak mataku. 



***

"Tara, bisakah?" desak Mia

"Mi...aku gak bisa janji, keadaan ini sangat rumit buat kita, aku minta maaf" Batara mencoba menjelaskan pada Mia, kekasihnya. " Aku sangat mencintaimu, namun..." tercekat Batara tak bisa melanjutkan bicaranya lagi.

"Aku memahamimu Tara, tak seharusnya aku meminta ini" Mia mencoba meredakan gundah Batara. "Sudahlah kita bicara lainnya saja Tara" Mia mengalihkan pembicaraan serius sore ini dengan cerita tentang tanaman-tanaman bunga di tamannya yang mulai berbunga di musim hujan, Januari ini.

***

Mia mulai mencoba membuka matanya, meski berat namun dia berusaha sekuat tenaganya. Pandangan matanya masih agak buram, mungkin karena efek seharian tidur dalam pengaruh obat yang diberikan oleh dokter agar dia benar-benar istirahat. Leukimia kronis yang sudah hampir setahundiderita Mia kini tengah beraksi lagi. Sekuat tenaga Mia mencoba melawan penyakitnya, namun sepertinya kini dokter sudah pasrah. hidup Mia kini hanya mengandalkan keajaiban Tuhan saja.

Dipandangi sekelingnya, ada Edo kakanya, Meli adiknya dan Vikar anak semata wayang dari perkawinannya dengan Raga yang telah kandas 3 tahun yang lalu.

Vikar memegang tangan ibunya lembut, seolah takut menyakiti tangan yang dialiri infusan itu, Mia tersenyum. 

Tiba-tiba pintu ruangan terbuka, Batara masuk bersama Putri, anak perempuannya. Setelah menyalami Edo dan bicara sebentar, akhirnya Batara meminta izin untuk bicara berdua saja dengan Mia.

"Mi.." lirih Batara memanggil kekasihnya, dikecupnya kening wanita yang sangat dia cintai itu.

Mia mengedipkan mata, "makasih Tara" sahutnya.

"Mi, hari ini aku melamarmu, maukah kau menikah denganku?" Batara terbata mengucap lamaran itu, Mia kaget, seketika matanya berlinang.

Batara mengusap air mata Mia, diciumnya telapak tangan Mia.

"Dua hari yang lalu, aku sebenarnya sudah bicara dengan Putri soal ini, Puji Syukur dia mau menerimamu untuk jadi pendampingku Mi" jelas Batara "Dia juga sudah aku ceritakan bahwa sejatinya kau adalah perempuan pertama yang mendiami hatiku, cinta kita pernah bersemi jauh sebelum aku mengenal ibunya, hanya sayang percintaan kita waktu itu belum beruntung, maka itu Putri mau menerimamu jadi pendampingku Mi, tuk menggantikan mendiang mamanya, bahkan dia mendoakan kita agar bahagia Mi"

"Benarkah itu Tara? aku tidak sedang bermimpi kan?" tanya Mia.  "Tapi keadaanku .." ragu seketika menyelimuti hati Mia, dia merasa ajal sudah mendekat dan dia takut Batara akan kecewa.

"Sssttt... kau akan sehat Mi, lalu kita berdua akan bahagia bersama anak-anak" papar Batara, memberikan semangat pada kekasihnya. Dalam benak Batara, mimpi sewaktu mudanya akan terlaksana, yaitu menikahi kekasih pertamanya itu.

 Beberapa tahun yang lalu, memang Batara dan Mia menjalin hubungan kekasih, hanya sayang karena keadaan keluarga Mia yang sadang kacau membuat Mia harus pergi dari Batara, lalu menikah dengan lelaki yang dipilih keluarga Mia. Sedang Batara setelah itu merantau, membawa luka yang demikian perih.
Setelah beberapa tahun merantau, akhirnya keluarga Batara memutuskan untuk menjodohkan Batara dengan perempuan lain, ibu Putri.

"Hey kau melamun ya?" Batara mengagetkan Mia yang sedang melamunkan kisah mereka berdua. "Dah makan Mi?" tanya Batara selanjutnya

"Udah"

"Hmmm aku panggil mereka dan kita umumkan lamaran ini ya Mi?" pinta Batara

"Terserah kau saja Tara, aku mencintaimu" 

"Makasih Mi" Dulu  saat mereka muda dan pacaran, Mia selalu saja mengakhiri ucapannya dengan kata "aku mencintaimu  atau jjangan berhenti mencintaiku" pada Batara, dan kini dia seolah tak sungkan lagi tuk mengulang kata-kata yang dulu selalu dia ucapkan pada Batara.

***

Pernikahan sederhana Mia dan Batara baru saja selesai. Dalam suasana yang skrala dan khidmat mereka berdua mnegucapkan janji setia hingga ajal menjemput. Pernikahan yang hanya dihadiri keluarga dekat dalam suasana yang serba putih itu memang atas permintaan Mia. 

"Mia, aku antar kamu ke kamar kita ya?" ajak Batara "Kamu harus istirahat dulu sayang"

"Ya... tapi aku pamit dulu sama saudara-saudara ya Tara?"

Batara mendorong kursi roda yang diduduki Mia lalu mengantarnya pada kerumunan saudara-saudara mereka berdua. Setelah berpamitan, Batara mengantar Mia menuju kamar, yang dulu pernah dipersiapkan oleh Batara untuk kekasihnya yang kini menjadi istrinya itu.

"Aku bahagia Tara" kata Mia setelah mereka berdua dalam kamar

"Aku juga sangat bahagia Mi, rumah ini akhirnya ditempati oleh perempuan yang sangat aku cintai" ada getar dalam ucapan Batara. Getar itu adalah kebahagiaan yang sangat dalam. Dia ingat waktu muda, dia berjuang sendiri membenahi rumah ini untuk Mia, namun setelah rumah ini menjadi layak huni dan dia berniat melamar Mia. Namun kenyataannya kecewa yang dia dapat, Mia telah menikah dengan pemuda lain yang menjadi pilihan keluarganya.

"Tara.." lirih Mia memanggil suaminya
"Eh..ya Mi"

"Tara, kamu melamun ya?"

"Hmm nggak Mi "Batara mengelak, "Aku terlalu bahagia, akhirnya kita dipersatukan oleh Tuhan"

"Aku juga bahagia, selama ini aku selalu berdoa agar Tuhan memberikan kesempatan padaku agar aku bisa menjadi istrimu meski hanya sehari" terbata Mia.

"Mia... tidak sehari sayang...kita akan menikmati nafas ini lebih lama lagi" Batara mencoba memberi semangat pada istrinya.

"Aamiin" jawab Mia.

Batara memeluk penuh kasih tubuh istrinya.

***

"Mia.." sentak Batara saat mendapati tubuh Mia tergeletak di samping ranjang mereka berdua. Semalam Batara tidur terlalu nyenyak hingga tidak mendengar istrinya bangun. Diangkatnya tubuh istrinya lalu dibaringkan di ranjang.

Saat dia beranjak hendak mengambil handphone untuk menghubungi ambulans, tangan Mia menariknya.

"Please, jangan bawa aku ke rumah sakit Tara, biarkan aku di rumah ini" Pintanya.

"Tapi kamu perlu perawatan dokter sayang"

"Tidak Tara, aku hanya membutuhkanmu saat ini"

"Mia..jangan bandel sayang" Batara mencoba mencandai Mia.

"Please Tara, boleh ya? aku tak perlu dokter, aku hanya perlu kamu, aku mencintaimu Tara"

"Ya sayang, aku juga sangat mencintaimu, ok kamu istirahat, aku panggil doktermu, agar kesini memeriksamu ya?" Luluh Batara mendengar permintaan istrinya.

Mia mengangguk.

"Apapun yang terjadi, aku ingin berada di rumah ini Tara, Aku sangat bahagia ada di sini" Pinta Mia lirih setelah Batara menelepon dokter yang selama ini menangani Mia.

"Kamu pasti sehat sayang, kita baru menikah 3 hari dan akan banyak hari lagi yang bisa kita nikmati bersama untuk menebus hari-hari kita yang pernah hilang" Batara terbawa kata-kata Mia dan kesyahduan pagi.

"Ya Tara, doaku dilebihkan oleh Tuhan, aku meminta sehari bisa jadi istrimu, sekarang sudah 3 hari ya Tara?" canda Mia. Dia melihat bulir air mata di kelopak mata Tara, maka dia bermaksud mencandai suaminya agar tak larut dalam sedih.

"Hehehe ya sayang... aku mencintaimu, sangat mencintaimu Mi" jawab Tara, sambil mengusap lembut kepala Mia.

***

Dokter baru saja memeriksa keadaan Mia, lalu meminta bicara dengan Batara di ruang tamu agar Mia tak perlu mendengar pembicaraan mereka.

"Saya sebenarnya takjub dengan kemajuan kesehatan Mia, tapi tetap aku sarankan dia dibawa ke rumah sakit agar menjalani perawatan yang benar.

"Dia sama sekali tidak mau dok"

"Yah...mau bagaimana lagi?, leukemia kronisnya sudah berjalan dengan cepat, kami para dokter hanya bisa mengupayakan transfusi darah dan kita serahkan pada Tuhan" lirih dokter Pras memberikan informasi pada Batara.

"Apa dia perlu transfusi dok"

"Ya"

"Tapi dia tidak mau ke rumah sakit"

"Itu masalahnya"

"Baiklah dok, nanti aku coba bujuk dia ya dok?" akhirnya hanya itu yang bisa Batara katakan pada dokter Pras, karena kebetulan juga dokter Pras sudah ditunggu pasien di rumah sakit.

***

"Mia, kamu cinta aku kan?" Tanya Batara setelah dokter Pras pamit.

"Dengan segenap jiwa raga sayang" jawab Mia.

"Kalau kamu mencintai aku, boleh kan nurut sama aku Mi?"

"Hmmm ya Tara, apapun maumu, asal jangan disuruh ke rumah sakit " jawab Mia, seolah dia tahu arah mana pembicaraan Batara.

Batara tersekat, dia tak mampu bicara apa-apa lagi.

"Tara, aku sangat mencintaimu, tapi rasanya waktuku sudah tidak lama lagi, aku ingin tetap berada di sini sampai maut menjemputku, aku ingin di rumah ini, aku ingin berada dipelukanmu" Mia menggigit bibir bawahnya untuk menekan kesedihannya.

"Mia, please jangan berkata begitu, hari-hari kita masih panjang, tuh kebun mawarnya belum kamu sentuh" Batara mencoba mengalihkan kesedihan Mia.

"Maafkan aku Tara, aku belum sempat urus kebun mawar itu"

"Nggak papa Mi, masih banyak waktu, makanya kamu harus sehat agar mawar-mawar itu bisa tersentuh tanganmu"

"Tara... kelak dari surga, aku akan merawatnya, juga merawat cinta ini agar selalu ada untukmu, seperti kamu merawat cintamu untukku selama ini, maafkan segala kesalahanku dulu ya Tara?" tangis Mia tersendat.

"Kamu tidak salah Mia, kehidupan masa lalu memang belum berpihak pada kita, namun kita patut berterima kasih pada Tuhan yang telah memberikan waktu pada kita untuk menyatukan cinta kita"

"Tara, aku sangat mencintaimu, jangan berhenti mencintaiku"Mia berkata lirih.

"Pasti Mi"

***

Pemakaman terasa bisu, tak ada suara keluar dari para pelayat. Mereka hanya bisa terdiam menyaksikan kesedihan yang ada di wajah Vikar anak semata wayang Mia, dan terutama wajah Batara.

Semalam, saat hujan mengguyur bumi, Mia pamit pada Batara, Vikar dan Putri, saat dia merasa sudah tak sanggup lagi melawan leukemia kronisnya.

"Vikar, cinta mama, tetaplah selalu menjadi kebanggaan dan kesayangan mama ya?, jangan nangis, anak lelaki harus tegar" pesan Mia pada Vikar

Vikar hanya tertunduk, tangannya tak lepas dari genggaman tangan kiri mamanya.

"Putri, titip adikmu ya? kalian sudah menjadi keluarga, kalau Vikar berlaku salah tolong dikasih nasehat" Putri menangguk, dia juga merasakan kesedihan, karena bagaimanapun selama ini dia merasakan kebaikkan tante Mia padanya dan pada papanya.

"Tara,.. titip anak-anakku, titip Vikar dan Putri ya? Tuhan sangat baik, aku meminta sehari menajdi istrimu Dia memberikan setahun untuk kita, Dia memberikan kesempatan lebih lama agar aku bisa merawat mawar-mawar kita, dan memupuk cinta kita Tara, jangan berhenti mencintaiku" 

Batara tak sanggup berkata, makin erat dia menggenggam tangan kanan Mia.

Dari sore keadaan tubuh Mia sudah menurun, namun untuk kesekian kalinya pula Mia bersikeras tidak mau dibawa ke rumah sakit, dokter Pras yang dipanggil pun sudah mengisyaratkan pada Batara agar menuruti kemauan istrinya, entah apa alasan dokter Pras.

Selepas magrib, Mia berpulang, membawa separuh jiwa Batara, Vikar dan Putri.

***

"Jangan berhenti mencintaiku Mia" hanya itu yang bisa Batara ucapkan sebagai penutup dedoa yang dia mintakan pada Tuhan di samping makam istrinya.

Sunyi... mengiringi langkah gontainya, meninggalkan pemakaman itu. Rasa cintanya turut terkubur bersama jasad perempuan yang hampir separuh lebih usia hidupnya sangat dicintainya



HATI - HATI KETIKA MANTAN HADIR KEMBALI DI SAAT  KITA SUDAH TERIKAT JANJI SUCI 

HATI - HATI KETIKA MANTAN HADIR KEMBALI DI SAAT 
KITA SUDAH TERIKAT JANJI SUCI 

Pernahkah sahabat mengalami cinta lama yang belum kelar? Atau kedatangan mantan yang tiba-tiba ketika anda telah terikat janji suci atas nama pernikahan?
Kaum hawa memang cenderung berhati lunak bila disinggung tentang masalah perasaan. Tetapi apakah kita sebagai muslimah akan termasuk dalam mayoritas wanita yang mendapat laknat-Nya dikarenakan mudah dikalahkan oleh nafsu?
Perkembangan sosial media yang sangat pesat membuat kita mudah menemukan kawan-kawan lama atau satu kata yang dinamakan ‘mantan’.
Sebenarnya kehadiran mantan tak selalu berbuah hal negatif, ada juga yang masih berhubungan sebatas rekan kerja, rekan bisnis, dan lain-lain. Tetapi ketika mantan mengetuk salam tersebut mengarah pada hal yang tidak membuat anda nyaman, perlu kita sikapi dengan bijak juga agar kita tidak kena imbas di kemudian hari, apalagi jika mantan tersebut pernah menjadi seseorang yang spesial bagi kita atau sebaliknya.
1. Jangan beri ruang untuk bagi mantan mengenang masa lalu.
2. Alihkan topik jika ia memuji fisik anda, karir, atau hal lain.
3.Berbicara seperlunya, jika di private message ada baiknya sahabat Ummi mengalihkan ke wall terbuka saja untuk menghindari jika ia berbicara hal-hal yang menjurus.
4. Beri pujian ia akan ‘mudah’ mendapatkan calon istri yang sesuai jika ia terus mengunggul-unggulkan karirrnya yang mapan (bila mantan tersebut belum menikah). Mengunggul-unggulkan karirnya bisa saja taktiknya untuk membuat sahabat Ummi berpikir bahwa melepaskannya adalah kebodohan anda.
5. Selipkan dalam perbincangan anda tentang kelebihan suami anda sebagai seorang yang baik dan bertanggung jawab, atau anak-anak anda yang lucu demi memberi pagar untuk keluarga anda, tetapi tidak perlu berlebihan karena akan terlihat bahwa anda hanya mengadakan lelucon saja.
6. Beri ia garis polisi jika ingin mengajak anda untuk ketemuan. Dalam artian anda tidak memberi kesempatan untuk itu sama sekali.
Sahabat, berapa banyak kasus perceraian yang diawali dengan penghianatan serta perselingkuhan? Jika kita mengilhami pernikahan yang hakiki, kita bisa terus membentengi diri dari hal tersebut, Fa’insya Allah derajat kita tidak akan direndahkan karena awamnya ilmu kita untuk menjadi istri yang saleha. Karena Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat sesuai firman-Nya dalam Q.S.Al Mujadalah: 11.
(xoxo) 
Wanita Kuat Wanita Hebat .. !!!


Semua orang setiap harinya pasti bertemu dengan wanita dan pasti tanggapan terhadap setiap wanita itu akan berbeda-beda. Tak jarang pula kita menemukan wanita yang egois dan kadang tidak ingin mengalah, sebaliknya tak jarang pula kita menemukan wanita yang ramah dan baik terhadap semua orang. Dari beragamnya sifat dan sikap wanita itu, mereka hanya membutuhkan seseorang yang bisa mengerti mereka, yang mengerti apa keinginan mereka, dan yang bisa memperdulikan mereka.

Beberapa pria kadang sering menganggap kalau wanita itu adalah manusia yang lemah, tetapi pada kenyataannya wanita itu tidaklah lemah. Wanita hanya ingin diperlakukan spesial oleh orang yang spesial, itulah sebabnya mengapa wanita terkadang sering berpura-pura lemah. Bahkan pasti anda pernah mendengar super hero bernama ‘Cat Woman’, dia adalah salah satu wanita yang memiliki kekuatan super. Itu ingin membuktikan bahwa wanita itu sederajat dengan pria atu bisa dibilang mempunyai kekuatan yang sama dengan pria.

Pria memang selalu dikatakan sebagai kepala keluarga atau pemimpin keluarga, tetapi wanita mempunyai tanggung jawab menjaga anak dan menjaga keuangan keluarga. Menjadi wanita tidak semudah yang pria kira, wanita ditakdirkan untuk menstruasi dan melahirkan. Dan itu tidak segampang yang mereka kira.

Misalnya menstruasi, setiap bulan mereka harus merasakan sakit yang amat sangat pada bagian perut dan setiap jamnya terkadang mereka harus mengganti pembalut, belum lagi ketika mereka merasa ketakutan kalau darah kotor mereka berbecak di celana mereka. Belum selesai sampai situ, mereka juga harus melakukan apa yang pria tidak akan pernah lakukan yaitu, melahirkan. Pada umumnya, badan manusia hanya mampu menanggung kesakitan sampai 45 Del. Tetapi ketika bersalin wanita akan mengalami rasa sakit sampai 57 Del yang rasanya, menurut para ahli, sama dengan 20 tulang yang dipatahkan secara serentak. Dan banyaknya darah yang hilang ketika melalui proses kelahiran normalnya adalah 500ml.

Menjadi wanita akan semakin berat ketika sudah menjadi seorang ibu dan ketika menjadi seorang ibu wanita itu memliki batin yang kuat terhadap apapun dan terutama terhadap anaknya. Sudah banyak contoh kasus yang terjadi, diambil contoh pada saat anak sakit atau mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, seorang wanita/ibu lah yang sangat merasakan ke janggalan tersebut. Dan jika sudah merasakan hal itu, para ibu justru mengekang anaknya agar mendengarkan apa yang dikatakannya.

Namun selain daripada itu, seorang wanita hendaklah mendapat kesan-kesan atau momen yang sangat spesial, agar dapat selalu di ingat dan  menjadi memoroi yang indah di kehidupannya kelak. Apalagi jika ada salah satu wanita yang sudah menemukan pasangan hidup yang ia yakini akan bisa bahagia bersama seorang pria yang dicintainya, bukan tidak mungkin kalau seorang wanita akan selalu mengungkapkan kesenangannya itu kepada semua orang, karena ia merasa pria yang dicintainya melakukan suatu hal yang dianggap wanita tersebut Indah untuk diceritakan. Hal itu hanya ingin diungkapkannya karena ia senang telah di perlakukan seperti itu oleh Kekasih / calon Suami nya..


Itulah beberapa fakta tentang wanita di dunia ini. Jadi pada intinya, wanita itu bukanlah wanita yang lemah, tidak kuat, atau apapun. Wanita juga tidak bisa dianggap remeh, karena memang pada kenyataannya mereka mungkin lemah di luar, tetapi di dalam mereka sangatlah kuat. Dan yang terakhir, wanita hanya ingin dimengerti, disayangi, dicintai sebagaimana mestinya.
Stres Berkepanjangan Akibat Patah Hati Berdampak Fatal

Hampir setiap orang pernah mengalami peristiwa yang menyebabkan sakit hati entah karena kehilangan orang yang dicintai, perceraian, putus hubungan, atau pun penolakan cinta. Bagi orang-orang yang mengalami patah hati, hidup terasa begitu berat dan menjadi tak bersemangat dalam menjalani hari-harinya. Bahkan ada yang mengalami stress akibat ditinggal orang terkasih. Beberapa orang tidak sanggup menghadapinya dan mengambil jalan pintas dengan mengakhiri hidupnya.

Tak banyak yang mengetahui bahwa sakit hati yang berkepanjangan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Dampak terburuknya adalah kematian. Seringkali orang yang mengalami sakit hati merasakan stress. Stress yang berkepanjangan ini dapat menyebabkan suatu penyakit yang disebut "Broken heart Syndrome" atau sindrom patah hati.

Sindrom patah hati adalah gangguan pada jantung bersifat sementara yang muncul ketika penderita dihadapkan atau diingatkan pada situasi yang membuatnya merasa tertekan atau stress seperti kematian orang tercinta atau putusnya suatu hubungan. Gejala sindrom patah hati mirip dengan serangan jantung. Penderita mengalami nyeri dada, sesak napas, detak jantung yang tidak beraturan, dan sekujur tubuh terasa lemas seperti kelelahan. Untuk mengobatinya, biasanya dokter akan memberikan obat untuk gangguan jantung.

Tak hanya sindrom patah hati, stress yang diakibatkan oleh sakit hati yang berkepanjangan juga mempengaruhi kondisi tubuh kita yang lain. Berikut adalah dampak negatif patah hati terhadap kondisi tubuh manusia :

• Naiknya asam lambung - Saat mengalami patah hati seringkali kita mengalami gangguan emosi seperti stress yang menjadi salah satu penyebab naiknya produksi asam lambung yang sering menjadi penyakit maag atau gangguan lambung lainnya.

• Otak - Ketika manusia mengalami stress, ada bagian otak yang bernama Secondary Somatosencory Cortex akan teraktivasi. Secondary Somatosencory Cortex merupakan pusat rasa nyeri sehingga menyebabkan orang yang mengalami stress akibat patah hati akan mengalami gejala ketidaknyamanan, pegal, letih akibat respon dari otak tersebut.

• Sistem kekebalan tubuh melemah - Melemahnya sistem imun atau sistem kekebalan tubuh salah satunya disebabkan karena pola hidup yang melelahkan dan kurang tidur. 2 hal tersebut merupakan hal-hal yang sering dialami oleh orang-orang yang patah hati sehingga sistem kekebalan tubuhnya menurun.
• Kerontokan rambut - Stress, frustasi, atau kecemasan berlebihan dapat menyebabkan kerontokan pada rambut. Semakin tinggi tingkat stress yang dialami, semakin banyak pula jumlah kerontokan pada rambut.

Seringkali kita menyangkal bahwa kita mengalami stress atau pun depresi akibat patah hati. Namun jika kita mengalami gejala seperti mudah tersinggung, tidak fokus dalam waktu cukup lama, gelisah, sedih, mood berubah-ubah merupakan gejala-gejala stress. Stress yang berkepanjangan tak hanya menyebabkan sindrom patah hati, gangguan pada otak, lambung, sistem imun, dan rambut saja namun juga dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke, serta kanker.

Saat manusia mengalami stress, hormon kortisol akan meningkat. Hormon-hormon ini meningkatkan kerja jantung, bernafas lebih cepat, dan tekanan darah sehingga dapat menyebabkan tekanan darah meningkat atau disebut tekanan darah tinggi. Peningkatan tekanan darah disebabkan oleh terlalu banyak hormon kortisol sehingga tubuh menahan sodium (garam) di dalam darah. Peningkatan kadar kortisol secara kronis akan menyebabkan gangguan fungsi kekebalan tubuh, dan berbagai macam penyakit lainnya.

Risiko mengalami serangan jantung 21 kali lebih tinggi dalam 24 jam pada mereka yang ditinggal pasangannya karena kematian. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Harvard pada tahun 2012. Sulit tidur, tubuh dipaksa berpikir keras, depresi membuat tekanan darah meningkat, denyut jantung lebih cepat, darah juga tidak mengalir dengan lancar. Belum lagi konsumsi obat penenang tanpa resep atau minuman beralkohol membuat keadaan semakin parah. Serangan stroke bisa muncul kapan saja.

Ternyata bukan hanya makan dan minuman tidak sehat yang bisa menyebabkan kanker. Pikiran yang stres, perasaan buruk, serta emosi yang tidak stabil dalam waktu yang lama justru lebih mudah memicu munculnya mutasi gen. Kanker adalah pertumbuhan sel-sel secara abnormal. Sel kanker menyerang jaringan dan organ tubuh yang sehat. Stress yang akut akan meningkatkan level hormon kortisol hingga maksimal. Hal ini membuat sistem imunitas tubuh melemah sehingga sel yang rusak tak mengalami perbaikan, justru menjadi berbahaya dan dapat menjadi sel kanker.

Tak banyak orang mengetahui dampak berbahaya yang ditimbulkan akibat patah hati dan stress berkepanjangan. Wajar saja bila setelah kita kehilangan orang yang kita cintai, kita menjadi bersedih, murung, dan stress. Namun jika stress terjadi berkepanjangan justru berakibat fatal pada tubuh kita.